ageunfold.comPohon Ek/Oak terdiri dari ratusan spesies dan tersebar pada berbagai daerah di seluruh dunia. Pohon yang satu ini telah menjadi sarana untuk peneduh dan dimanfaatkan untuk kecantikan selama berabad-abad dan akan terus menjadi pohon yang wajar dijumpai sampai saat ini. 

Untuk bisa mengidentifikasinya dengan akurat, mempelajari ciri-ciri utama dari pohon jenis ini menjadi hal yang penting untuk dipelajari sehingga dapat memahami alasan pepohonan jenis ini cantik dan unik.

Cara Mengidentifikasi Spesies Ek

  1. Pohon Ek Mempunyai Famili yang Begitu Besar

Kurang lebih terdapat 600 jenis spesies individual yang sudah terdaftar di bawah genus Quercus (Ek), yang sebagian besar merupakan pohon dan sebagian kecil berupa tanaman semak. Beberapa masuk dalam golongan pohon yang menggugurkan daunnya. Beberapa juga merupakan pohon hijau malar, serta beberapa yang lainnya semi-hijau malar.

Sebagian besar adalah spesies asli yang berasal dari hutan belahan bumi Utara. Namun, pohon ini juga dapat ditemui pada hutan dingin maupun hutan iklim sedang yang berada di sepanjang Amerika Utara hingga Eropa bahkan hutan-hutan tropis yang berada di Asia dan Amerika Tengah.

Pada beberapa pohon hijau malar khususnya pada spesies tertentu yang berasal dari Amerika sering disebut dengan “Ek Hidup”. Nama tersebut dikelompokkan dari beberapa spesies yang mempunyai pola tumbuh hijau malar, serta tidak memiliki hubungan dengan pengelompokan dalam pengklasifikasian dari taksonomi mana pun. 

Dilihat dari beberapa kasus, hubungan antar spesies tersebut bahkan sangat jauh. Untuk itu, ek hijau malar atau Ek Hidup bisa dikatakan sebagai salah satu jenis ek, namun hanya sedikit yang masuk dalam varietas ek hijau.

  1. Pahami Spesies Ek yang Tumbuh di Sekitar Anda

Dalam hal ini Anda perlu mencarilah panduan identifikasi lapang yang dilengkapi dengan gambar untuk dapat dibawa ke hutan. Gambar-gambar ini akan sangat memudahkan Anda ketika mencari tahu nama dari spesies spesifik pohon.

Di Amerika Utara, ek dibagi menjadi dua kelompok besar yaitu “ek merah” dan “ek putih”. Ek merah mempunyai batang pohon yang lebih gelap, dengan bentuk daun yang berlobus dan menajam, sedangkan pada ek putih lebih cenderung mempunyai batang dengan warna yang lebih terang dan dedaunan yang memiliki lobus melingkar.

Spesies “ek putih” yang sering kali dijumpai adalah ek chinkapin yang tumbuh pada tanah yang kaya akan kapur, ek hidup dan ek blackjack tumbuh di pegunungan yang kering, ek sirap tumbuh di sekitar lereng-lereng yang basah, ek kastanye rawa akan tumbuh pada lahan basah, serta ek overcup yang tumbuh pada tepian sungai dan juga dataran rendah yang berawa.

Baca Juga : Koneksi Intenet Lemot? Berikut Cara Memperbaikinya

Untuk spesies “ek merah” yang merupakan salah satu jenis dari pohon Ek atau Oak seringkali ditemukan di daerah dataran rendah dan besah.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *